Postingan

Menolak Diam, Jangan Bungkam

Permasalahan mengenai perempuan semakin mengemuka dewasa ini. Tuntutan-tuntutan atas hak dan kebebasan perempuan digaungkan. Isu-isu gender semakin berkembang dengan salah satu isu dominan yakni kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan kekerasan berbasis gender yang berdasarkan pemantauan Komnas Perempuan meliputi Perkosaan; Intimidasi Seksual termasuk Ancaman atau Percobaan Perkosaan; Pelecehan Seksual; Eksploitasi Seksual; Perdagangan Perempuan untuk Tujuan Seksual; Prostitusi Paksa; Perbudakan Seksual; Pemaksaan perkawinan, termasukcerai gantung; Pemaksaan Kehamilan; Pemaksaan Aborsi; Pemaksaan kontrasepsi dan sterilisasi; Penyiksaan Seksual; Penghukuman tidak manusiawi danbernuansa seksual; Praktik tradisi bernuansa seksual yang membahayakan atau mendiskriminasi perempuan; Kontrol seksual, termasuk lewat aturan diskriminatif beralasan moralitas dan agama. Jumlah kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Komnas Perempuan mencatat pa...

Press Release: Festival Gemas Banyumas

Gambar
Pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 7-8 Maret 2020 telah dilaksanakan kegiatan Festival GenRe Banyumas yang diadakan oleh Forum GenRe Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PIK yang ada di Kabupaten Banyumas, baik itu PIK di tingkat universitas, sekolah menengah, maupun kecamatan, siswa-siswi Sekolah Dasar di sekitaran Banyumas serta Forum Anak Banyumas. Tema yang diusung pada Festival GenRe Banyumas kali ini adalah “Berkarya Menuju Generasi Berencana yang Berintegritas dan Berbudaya.” Acara yang berlangsung selama dua hari ini diisi oleh berbagai macam kegiatan. Acara pembukaan dilakukan pada hari Sabtu dan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke stand seluruh PIK oleh Bapak Ahmad Husein selaku Bupati Kabupaten Banyumas beserta jajarannya. Setiap stand PIK ini akan memamerkan produk miliknya. Adapun produk dari PIK-R Aksiologi yang dipamerkan adalah kaos dan tote bag yang bertuliskan pesan-pesan GenRe. Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan talkshow oleh BKKBN Provinsi Ja...

Remaja Sehat, Mari Kenali Body Dysmorphic Disorder!

Hai PIKers! Remaja seperti kita-kita ini pasti udah enggak asing lagi bukan sama yang namanya media sosial? Sekarang, kita bisa banget untuk mengakses dan mencari kesenangan lewat internet yang mudah sekali ditemui dan digunakan. Tidak dapat dipungkiri, dampak  kecil yang kita rasakan secara langsung adalah interaksi antar manusia yang berkurang akibat minimnya tatap muka atau pertemuan. Ungkapan bahagia, sedih, haru, sampai ujaran kebencian kini mudah sekali kita dapati lewat akses internet. Media sosial menjadi tempat bagi sebagian manusia untuk berkomunikasi melalui aplikasi yang berbeda-beda. Mark Hopkins (2008) menyebutkan bahwa media sosial adalah istilah yang tidak hanya mencakup berbagai platform Media Baru tetapi juga menyiratkan dimasukkannya sistem seperti FriendFeed, Facebook, dan lain-lain yang pada umumnya dianggap sebagai jejaring sosial. Idenya adalah platform media yang memiliki komponen sosial dan sebagai media komunikasi publik. Macam-macam media sosial yang popu...

Pendewasaan Usia Perkawinan, Pentingkah?

         Pada saat ini, banyak sekali kaum muda yang melakukan perkawinan di usia muda. Bisa dibilang fenomena ini dianggap merupakan hal yang lebih baik dilakukan apabila melihat dampak negatif yang akan terjadi apabila seseorang yang melakukan hubungan seks di luar perkawinan yang sah. Namun, dibalik dampak positif untuk menghindari perbuatan zina, ada pula dampak negatif yang akan menimpa kesejahteraan rumah tangga tersebut. Mengapa demikian? Karena terdapat banyak aspek yang memengaruhi rumah tangga yang dijalani oleh pasangan muda. Perlu diketahui bahwa menurut program GenRe (Generasi Berencana), usia ideal bagi seseorang laki-laki untuk menikah adalah 25 tahun, sedangkan untuk perempuan adalah 21 tahun.             Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) tidak hanya sekadar menunda pernikahan sampai pada usia tertentu saja, tetapi juga mengusahakan agar kehamilan pertama terjadi pada us...

Pemilihan Duta GenRe Unsoed 2019

Gambar
Dalam rangka merespon permasalahan remaja saat ini, BKKBN mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe). Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka pe rsiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan , sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi. Untuk dapat meningkatkan sosialisasi dan promosi program GenRe, khususnya pengembangan PIK Remaja, maka diperlukan figur motivator dari kalangan remaja itu sendiri . Figur motivator inilah yang akan menjadi wakil atau Duta GenRe. Dengan adanya Duta GenRe, sosialisasi dan promosi program GenRe di lingkungan remaja akan lebih efektif karena komunikasi yang terjalin dilakukan dengan pendekatan dari, oleh , dan untuk remaja sehingga menjadi ramah remaja. Di samping itu, di lingkungan remaja secara umum, ikon Duta GenRe di...